PENGUJIAN KADAR NIKOTIN DAUN TEMBAKAU PADA KELOMPOK TANI BINAAN

Tembakau merupakan salah satu komoditas yang dikembangkan di Jawa Tengah. Untuk mengetahui mutu atau kualitas daun tembakau yang dihasilkan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah selalu mengawal mulai on farm sampai dengan off farm.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah fasilitasi dalam pengujian kadar nikotin tembakau, dengan cara mengeringkan daun tembakau bagian bawah, tengah dan atas secara sampling dari 130 kelompok tani binaan. Setiap sampel daun tembakau (utuh / rajangan) yang akan diujikan seberat 50 gram. Sampel diajukan ke Laboratorium pengujian kadar nikotin di Balai Pengujian Dan Sertifikat Mutu Barang (BPSMB) Surakarta di Sukoharjo. Kadar Nikotin pada daun tembakau bervariasi tergantung pada beberapa faktor , antara lain : Varietas tembakau, posisi daun, teknik budidaya. Karakteristik ekstrak yang diuji adalah kadar air, berat jenis dan cemaran Mikrobia.
Adapun tujuan kegiatan pengujian kadar nikotin tembakau yaitu : Untuk menentukan kadar Nikotin dan karakteristik ekstrak sebagai acuan dalam menentukan mutu daun tembakau.
Untuk menghasilkan tembakau yang bermutu tinggi ditandai dengan aroma yang harum, menyegarkan dan tidak memiliki ciri negatif seperti rasa pahit, pedas dan menggigit.
Dari hasipengujian akan didapatkan hasil kadar nikotin dengan 3 (tiga) katagori :
1. Kadar Nikotin rendah < 2%
2. Kadar Nikotin sedang 2-3 %
3. Kadar Nikotin Tinggi > 3%

Komentar


List Komentar


Link terkait
Pemprov Jateng
Lapor gub
LKPP
LPSE
Kementan